Posting Baru

Selasa, 07 April 2015

Masjid Bawah Tanah Di Yogyakarta

Masjid Bawah Tanah Di Yogyakarta - Banyak orang yang tidak tahu kalau ternyata di komplek Keraton Yogyakarta terdapat bangunan masjid yang dibangun di bawah tanah. Bangunan ini dibangun pada jaman Sultan Hamengku Buwono I (HB I) pada tahun 1758. Bangunannya sangat unik, mirip seperti bunker. Karena berada di bawah tanah, jadi hawa lembab sangat terasa meski dilengkapi dengan ventilasi. 

Banyak hal yang membuat bangunan bersejarah ini tidak lagi difungsikan sebagai tempat beribadah, salah satunya adalah konstruksi bangunannya yang sudah sangat tua sehingga dirasa tidak aman untuk menampung jamaah dalam jumlah banyak.

Masyarakat Yogyakarta mengenal tempat ini sebagai tempat untuk bertapa atau bersemedi. Yang lokasinya merupakan bagian dari Taman Sari atau tempat pemandian raja dan keluarganya. Lokasinya terletak di sebelah barat Keraton Yogyakarta. 

Banyak cerita dari tempat ini, konon tempat ini memiliki jalan tembus sampai ke pantai selatan, namun setelah dilihat secara fisik tidak ada lorong atau jalan yang mengarah kesana. Tidak tahu jika secara gaib, karena Keraton Yogyakarta identik dengan hal-hal yang berbau mistik.

Untuk masuk ke area ini tidak dipungut biaya, namun jika masuk ke area Taman Sari dipungut biaya Rp 5.000. Jika pengin mendengar cerita yang lebih mendalam, di lokasi ini juga ada juru pandunya. Akan dijelaskan dari A sampai Z, bayarannya tergantung kesepakatan :).
Jika ke Jogja mampir ya ke sini. Salam.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Designed By Published.. Blogger Templates